Namumal (Balada Nol)

aku bertanya kepada malam, kenapa

kau disebut malam ?; dan tak menjawab.

aku bertanya kepada siang, kenapa

kau disebut siang?; dan tak menjawab.

 

aku bertanya kepada malaikat, kenapa

ini disebut jiwa ?; dan aku tak mendengarnya.

aku bertanya kepada setan, kenapa

ini disebut nafsu ?; dan aku tak mendengarnya.

 

aku bertanya kepada  tuhan, kenapa

ini disebut rindu ?; dan aku rasa hal yang berbeda.

aku sungguh bertanya;

aku sungguh ingin mendengar

pada suaranya, di siang atau pun malam;

 

aku sungguh-sungguh bertanya;

bukan hanya menunggu isyarat.

 

EI, YK 32013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s