Membias Wajahmu Melalui Puisi;

Teruntuk : wanitaku yang terlelap dalam mimpi indah malam ini.


jari lentik menjelma menjadi kau,

tersipu merah rona berpijar;

mendambakan keresahan-keresahan,

syahdu alam mencerit dalam desah.

 

banyak kebimbangan; teruntuk

dosa yang menjelma indah,

gaung mendendangan alam,

kepayang suara-suara malaikat,

 

ratap menjelma menjadi kau,

meretakkan cahaya nakal,

menembus aroma surgawi;

sayang, maukah kau ku miliki.

 

Ibu Kota Istimewa Yogyakarta, Desember 2011

EI