Mama;

Mama;

Mama, bunga ini telah layu;
terkulai sayu,
Mama, pot bunga ini telah retak;
sebentar akan rusak, berat menahan air; beriak

Mama, layang-layangku hilang;
putus saat aku tarik tinggi,
Mama, aku sedih;
senja sore ini aku sendiri

Mama; tuhan; nabi junjunganku, aku tak ingin menangis;
berikan aku layang-layang lagi,

Ibu Kota Istemewa Yogyakarta, November 2011
EI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s