Judul buku      : Nyanyian Gagang Telepon

Pengarang     : Obic Adnanie

Penerbit         : Bukupop

Tahun terbit   : Cetakan Pertama, Agustus, 2009

Tebal buku     : viii+ 70 halaman

Resensi         : Edwin Ihsani

 

Banyak latar belakang seorang penulis membuat sebuah karya, termasik di dalamnya puisi. Puisi di latar belakangi oleh beberapa faktor penulis dalam memberikan pemikiran-pemikiran atau gagasan penulis melalui puisi termasuk di dalam buku kumpulan puisi yang berjudul Nyanyian Gagang Telepon oleh Obic Adnanie.

Seperti halnya puisi yang berjudul Ide Tuhan, berikut :

Dengan bermahkotakan mimpi tajam

kadang sesuatu yang telah terbuka tak

layak tuk terdefinisi/apalagi/jika sinar-Nya

tak lagi memihak

 

Disini penulis ingin berbagi pemikiran bahwasanya kita tidak layak untuk mengomentari ataupun menyalahkan tentang kejadian dan fenomena yang terjadi di kehidupan kita karena itu adalah rencana tuhan untuk kita yang hidup, karena kita sudah di anugerahi keajaiban yang sangat besar yaitu hidup.

Selain puisi di atas ada juga puisi yang berjudul Hujan di Ujung Sajadah, berikut :

membumbung jauh seperti do’a…

menarik kertas selayak rasa…

dan menari penuh sekilas warna…

semuanya basah…

hujan di ujung sajadah.

 

Penulis ingin mengungkapkan atau menggambarkan bagaimana saat kedekatan kita dengan tuhan dalam beribadah sehingga menenteskan air mata seperti dalam baris kata dan menari penuh sekilas warna…/semuanya basah.

Selain tema di atas ada pula tema yang lain mengenai fenomena yang sangat membuat heboh dalam masyarakat yaitu perjudian. Tentang perjudian yang sekarang bisa dibilang sudah mulai berkurang, penulis ingin menggambarkan dalam puisinya yang berjudul :

Togel

 

Kita lupa menghitung angka

Hanya mengacak sisi-sisi kotak dadu

Berharap nomor cantik keluar

Menembus

Asmara

!

 

Disini penulis ingin menggambarkan betapa kita dihanyutkan dalam harapan-haraapan yang tidak jelas, seperti hanya mengacak sisi-sisi kotak dadu, penulis juga menggunakan kata asmara, tentu saja bukan percintaan dua pemuda atau pemudi namun percintaan manusia dengan harapan kosong.

Terlepas dari puisi di atas ada puisi yang menarik dan unik untuk saya, yaitu puisi yang berjudul Keputusan Akhir, berikut :

Keputusan Akhir

Di perempatan jalan ini kita berpisah

Hanya karena berbeda arah

 

Jika di baca secara keseluruhan buku ini sangat menarik sehingga pembaca dapat mengambil kesan dari setiap puisi yang ada dalam buku, tentunya selain dari puisi –puisi di atas beberapa puisi yang lainya cuup menarik untuk kita baca.