CERPEN MALAM-MALAM NINA

KARYA LAN FANG

Pendahuluan

            Dalam kehidupan yang kita jalani pasti akan ada sebuah refleksi atau cerminan dari diri kita. Entah itu dalam sebuah perbuatan ataupun sebuah musibah ataupun kejadian. Dalam cerpen malam-malam nina karya lan fang ini mengungkapkan dan menggambarkan bagaimana sebuah kejadian yang menimpa tokoh aku dan telah berlalu betahun-tahun lamanya itu bisa terjadi dan didapati pada orang lain yaitu nina.

            Bagaimanapun dalam kehidupan mempunyai sebuah pelajaran yang berharga dan dapat diambil dan di refleksikan dalam kehidupan kita. Lan Fang sangat cerdik dalam menggambarkan dan merefleksikan realitas menjadi sebuah cerita yang sangat nyata.

Sistematika

Berawal dari tokoh aku yang menyewakan rumahnya untuk tiga orang. Penghuni kamar pertama adalah Anita. Ia cantik dan selalu wangi karena ia bekerja sebagai seorang beauty advisor kosmetik terkenal di counter kosmetik sebuah plaza megah. Anita supel, periang dan pandai berdandan.  Kamar kedua dipakai oleh Tina. Ia juga cantik.

Katanya ia bekerja di sebuah restaurant. Tetapi yang mengantarnya pulang selalu bukan laki-laki yang sama. Kepulan rokok mild juga tidak pernah lepas dari bibirnya yang seksi. Nina datang dua bulan yang lalu dan menempati kamar ketiga. Kutaksir usianya belum mencapai tiga puluh tahun. Paling-paling hanya terpaut dua tiga tahun di bawahku. Ia tidak secantik Anita dan Tina, tetapi ia manis dan menarik dengan matanya yang selalu beriak dan senyumnya yang tulus. Ia rapi. Bukan saja kamarnya yang selalu tertata, tetapi kata-katanya pun halus dan terjaga, Ia membuatku teringat kepada seorang perempuan yang nyaris sempurna. Perempuan di masa lampau yang … ah .. aku luka bila mengingatnya.

Diceritakan bagaimana tokoh aku mendapatkan nina yang selalu murung. Sehingga merekapun bercerita, namun cerita nina mengingatkan maslalu tokoh aku yang ternyata sama halnya dengan nina bahwa ia dihianati oleh lelaki yang sangat dicintai.

Pembahasan teori

   Pendekatan mimetik adalah pendekatan yang dalam mengkaji karya sastra berupaya memahami hubungan karya sastra dengan realitas atau kenyataan. Dalam pendekatan ini karya sastra dianggap sebagai tiruan alam atau kehidupan (Abrams, 1981). Untuk dapat menerapkan pendekatan mimetik dalam mengkaji dan memahami karya sastra, dibutuhkan data-data yang berhubungan dengan realitas (kenyataan) yang ada di luar karya sastra, yaitu kenyataan yang dipandang sebagai latar belakang atau sumber penciptaan karya satra yang akan dikaji.

Dalam pembahasan teori mengenai cerpen Malam-malam Nina ini ada beberapa teori pendukung dalam analisis ini. Yaitu moral itu sendiri, moral yang sangat mendasari pada kandungan isi sebuah novel baik dari segi sikap, tingkah laku dan ceritanya. Istilah Moral berasal dari bahasa latin. Moral merupakan sesuatu yang ingin disampaiakan oleh pengarang kepada pembaca, yang merupakan makna yang terkandung dalam sebuah karya sastra dan makna yang disarankan lewat cerita (Nurgiyantoro,2003:321).

Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatik. Pendekatan yang memandang karya sastra sebagai sarana untuk menyampaikan tujuan tertentu kepada pembaca. Dalam hal ini tujuan tersebut dapat berupa tujuan politik, pendidikan, moral, agama, maupun tujuan yang lain. Dalam praktiknya pendekatan ini cenderung nenilai karya sastra menurut keberhasilannya dalam mencapai tujuan tertentu bagi pembacanya (Pradopo, 1994). Karena karya satra tidak lepas dari sebuah pelajaran dan permasalahan kehidupan. Sehingga sering sekali karya sastra disebut dengan realitas yang difiksikan dengan mengambil berbagai nilai atau pelajaran yang ada.

Hasil analisis  

Dalam kehidupan masyarakat sekarang banyak terjadi fenomena dan permasalahan seperti yang dihadapi oleh nina dan tokoh aku. Bagaimana seorang yang telah merea cintai dengan penuh pengorabanan yang besar yaitu mengorbankan seluruh tubuhnya dan sampai mengandung namun laki-laki yang dicintai tetap setia dengan istrinya.

Dalam masalah seperti ini dapat di petik pelajaran bahwa dalam mencintai seseorang tidaklah harus sampai mengorbankan kesuciannya. Karena dalam kehidupan yang diatur oleh nilai-nilai moral, estetika dan agama kita harus mematuhinya.

Sebenarnya masalah yang dihadapi nina dan tokoh aku itu dapat di hindari jika kita berpegang teguh dengan nilai-nilai dan ajaran agama yang kita percaya. Sehingga kejadian yang buruk seperti itu tidak terjadi dan menimpa pada diri kita.

Daftar pustaka

Nurgiyantoro, Burhan. 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wiyatmi. 2006. Pengantar kajian Sastra. Yogyakarta: Pustaka.