Capra Punjung

Malaikat berbisik padaku “menikmati sebuah kesukaran hidup adalah seseorang yang sedang membaca buku kebijaksanaan dalam kehidupan” bukankah itu terlalu mewah untuk anak kecil, tapi bukankah itu dapat diterima untuk orang yang sudah menggunakan akal pikirannya. Namun keadaan itu tidak semua dapat merasakan dan membacanya, begitu pula dengan dia.

Waktu yang berjalan tak lagi bisa menunggu walaupun sedetik ku berhenti, dan malam diseret waktu tuk terus berjalan tanpa hiraukan apapun, siapapun, dan terlalu singkat aku rasakan tuk sekedar pandangi pesonanya, kita harus kembali ke tempat kita sebagaimana mestinya. Dimana hangat adanya dan berbagai kain telah menunggu rebahan tubuh yang tak peduli akan sebuah hangatnya namun selalu dibutuhkan.

        Dan beranjak pergi dari tempat ini, tempat pertama kali keinginnannya saat berada di kotaku, dan pertama kalinya berwarna cerah saat warna gelap selimuti. Setelah itu aku hanya lihat dirimu dari belakang pergi dan jauh berjalan di kegelapan malam. Kendaraanku pun temani dan bawa aku kembali dengan pelan menikmati singkatnya jalan tuk hari ini.

         Tak aku bayangkan, sesatnya pikiranku buat semua yang terucap menjadi rancu. Aku hanya bisa lukiskan gambaran wajahmu dalam goresan pensilku dan ikat dalam bayanganmu, seperti kata terakhirmu dalam kertas harapku “…sampai nanti…”(jika kau ingat aku, kau kan sebut namaku)***

Mungkin cerita diatas adalah bagian dari sebuah perjalanan yang tidak begitu panjang, hanya beberapa kurun waktu terakhir. Dalam hal ini, mungkin akan banyak cerita yang lain tentang keindahan yang sebenarnya.

Sekiranya bolehlah kita berbagi cerita : seketsaburam@yahoo.co.id, Twitter: @sanihsani, Instagram: Sanihsani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s